Postingan

Cetak 'Influencer' Cerdas: Pelajar Kuantan Tengah Siap Gebrak Dunia Digital Lewat Pelatihan Konten Kreator & Jurnalistik"

Gambar
Cetak 'Influencer' Cerdas: Pelajar Kuantan Tengah Siap Gebrak Dunia Digital Lewat Pelatihan Konten Kreator & Jurnalistik" Tingkatkan Literasi Digital, FOLIKU dan Kecamatan Kuantan Tengah Gelar Pelatihan Jurnalistik & Konten Kreator TELUK KUANTAN – Forum Literasi Kuansing (FOLIKU) bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah siap menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dan Konten Kreator tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Kuantan Tengah. Acara ini dijadwalkan berlangsung besok, Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Kuantan Tengah. Sinergi Membangun Generasi Kreatif Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membekali generasi muda dengan keterampilan komunikasi di era digital. Ketua FOLIKU, Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak kecamatan sangat krusial untuk memberikan wadah bagi bakat-bakat muda di wilayah Kuantan Tengah. Senada dengan hal tersebut, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, ...

Di Meja Kecil, Malam Menjadi Tempat Pulang_Aldian Syahmubara

Gambar
Di Meja Kecil, Malam Menjadi Tempat Pulang_Aldian Syahmubara Malam merapat perlahan, lampu-lampu sederhana Di Meja Kecil, Malam Menjadi Tempat Pulang_Aldian Syahmubara  cahaya yang cukup—tak lebih, tak kurang. Di kursi plastik yang barangkali tak pernah menyangka akan menjadi saksi, enam lelaki duduk, meletakkan lelahnya masing-masing. Tak ada meja rapat, tak ada podium, tak ada siapa yang merasa paling benar. Hanya segelas teh yang mulai dingin, kopi yang tinggal ampas, dan obrolan yang mengalir tanpa perlu dikoreksi. Di sini, kata-kata tak ditimbang dengan kepentingan, ia lahir jujur, kadang mentah, kadang diselingi tawa. Tentang hidup yang tak selalu ramah, tentang jalan yang berliku, tentang bertahan tanpa perlu berpura-pura kuat. Satu mengepalkan tangan, bukan untuk melawan, melainkan menegaskan: kita masih di sini. Yang lain tersenyum, seolah berkata bahwa kebersamaan adalah bentuk kemenangan paling sunyi. Di meja kecil ini, persahabatan tak dirumuskan, ia dijalani. Tak diumu...

Duduk Sejenak di D’teras Coffee, Menyapa Hari dengan Kopi_Aldian Syahmubara

Gambar
Duduk Sejenak di D’teras Coffee, Menyapa Hari dengan Kopi_Aldian Syahmubara Di D’teras Coffee, waktu seolah sengaja diperlambat. Tidak ada agenda resmi, tidak ada podium, apalagi pengeras suara. Yang ada hanya kursi plastik, meja kecil, beberapa cangkir kopi, dan obrolan yang mengalir apa adanya. Suasana santai seperti ini justru sering melahirkan percakapan paling jujur—tentang hidup, kerja, kegelisahan, juga rencana-rencana yang belum tentu besar, tapi nyata. Di sela kepulan asap rokok dan bunyi sendok yang sesekali menyentuh cangkir, cerita demi cerita berganti. Ada tawa kecil, ada anggukan setuju, ada pula jeda sunyi yang justru terasa nyaman. Kopi tak lagi sekadar minuman, ia menjadi pengikat pertemuan, teman berpikir, sekaligus alasan untuk duduk lebih lama tanpa rasa bersalah. D’teras Coffee bukan hanya tempat singgah, tapi ruang temu. Di sinilah orang-orang dengan latar belakang berbeda duduk sejajar, menanggalkan sejenak atribut dan kesibukan masing-masing. Tidak a...

Orang Matang Tahu Kapan Harus Tegas Tanpa Menyerang

Gambar
Orang Matang Tahu Kapan Harus Tegas Tanpa Menyerang  Banyak orang keliru memahami ketegasan sebagai keberanian untuk menyerang. Suara meninggi, kata tajam, dan sikap konfrontatif sering dianggap bukti kekuatan. Padahal, yang terlihat keras belum tentu tegas—sering kali itu hanya emosi yang kehilangan arah. Orang matang memahami bahwa ketegasan tidak membutuhkan agresi. Mereka tahu kapan harus berdiri tegak, kapan harus bicara jelas, dan kapan harus menahan diri. Ketegasan bagi mereka bukan soal melukai, melainkan soal menjaga batas tanpa merusak relasi. 1. Ketegasan Berangkat dari Kejelasan, Bukan Amarah Amarah membuat pesan kabur. Ketika emosi memimpin, ketegasan berubah menjadi serangan yang sulit diterima. Orang dewasa memastikan pikirannya jernih sebelum bersikap tegas. Mereka ingin pesan dipahami, bukan dilawan. Kejelasan adalah fondasi ketegasan yang sehat. 2. Tegas Tidak Sama dengan Kasar Bersikap tegas bukan berarti menggunakan kata-kata keras atau merendahkan. ...

Menyiapkan Generasi Emas Kuantan Tengah: Urgensi Pelatihan Jurnalistik dan Konten Kreator

Gambar
Menyiapkan Generasi Emas Kuantan Tengah: Urgensi Pelatihan Jurnalistik dan Konten Kreator Kuantan Tengah – Di era digital yang bergerak secepat kilat, kemampuan membaca dan menulis saja tidak lagi cukup. Bagi siswa SMP hingga SMA sederajat di Kecamatan Kuantan Tengah, penguasaan literasi digital melalui jurnalistik dan pembuatan konten (content creating) kini telah bertransformasi dari sekadar hobi menjadi kompetensi wajib. Menurut Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd, Ketua Forum Literasi Kuansing sekaligus seorang penulis dan motivator nasional, dunia pendidikan saat ini harus adaptif terhadap perubahan teknologi. "Siswa kita bukan lagi penonton sejarah, tapi pembuat sejarah melalui jempol dan kreativitas mereka. Pelatihan jurnalistik dan konten kreator adalah kunci agar mereka tidak hanya menjadi konsumen informasi, tapi produsen karya yang inspiratif," ujar sosok yang juga dikenal sebagai pebisnis dan kreator konten ini. Mengapa Pelatihan Ini Penting bagi...

Inilah 6 Trik Menghadapi Orang Yang Selalu Mencari Muka Pada Atasan

Gambar
Inilah 6 Trik Menghadapi Orang Yang Selalu Mencari Muka Pada Atasan.  Banyak anak muda sekarang berusaha kerja keras, nunjukin hasil, berharap diakui lewat prestasi murni. Katanya kalau performa bagus, orang bakal respect secara alami, promosi datang sendiri, lingkungan kerja jadi adil. Realitasnya sering beda. Ada rekan yang sibuk cari muka ke atasan: puji berlebihan, lapor hal sepele, pura-pura sibuk pas bos lewat. Akhirnya kita merasa kesal, merasa usaha kita nggak dihargai, atau malah ikut-ikutan biar nggak ketinggalan. Menghadapi orang yang selalu mencari muka ke atasan bukan soal bikin mereka berhenti atau melapor ke HR. Hasil nyata datang dari cara kamu menjaga integritas dan fokusmu sendiri di tengah permainan itu. Ini bukan trik buat menang kompetisi cari muka, tapi biar kamu tetap tenang dan jalan di jalur yang benar. Mari kita bahas satu per satu. 1. Sadari bahwa cari muka itu strategi mereka, bukan kekuranganmu Kita sering kesal karena merasa usaha kita kala...

Inilah Alasan Konsistensi Mengalahkan Kerja Keras

Gambar
Inilah Alasan Konsistensi Mengalahkan Kerja Keras  Banyak orang mengira kerja keras adalah kunci sukses. Mereka bangun pagi, bekerja berjam-jam, dan memaksakan diri setiap hari, berharap hasil besar segera terlihat. Sayangnya, kerja keras tanpa konsistensi seringkali sia-sia: energi habis, progres stagnan, dan hasil tidak bertahan lama. Orang dewasa memahami satu prinsip sederhana tapi sering dilupakan: konsistensi—tindakan kecil yang diulang setiap hari—lebih menentukan hasil jangka panjang daripada ledakan energi atau usaha besar sesaat. Kerja keras yang tidak dijaga secara berulang mudah runtuh, sedangkan konsistensi diam-diam menumpuk momentum yang nyata. 1. Kerja Keras Cepat Habis Energi Kerja keras ekstrem menguras fisik dan mental. Semangat hari ini mungkin tinggi, tapi besok bisa hilang. Hasilnya: progres tidak stabil, produktivitas naik-turun, dan frustrasi muncul. Orang dewasa memanfaatkan konsistensi sebagai strategi. Ia membagi langkah kecil harian agar prog...